Ibu hamil yang mengalami batuk cukup mengganggu, kita tidak berani
mengambil resiko dengan minum sembarang obat karena bunda lagi hamil, usia
kandungan saat ini kira-kira 6 bulan, takut berpengaruh pada janin.
Langkah
sederhana yang mudah dilakukan adalah perbanyak istirahat, banyak minum
terutama yang hangat-hangat (minuman atau makan sup), minum vitamin c, banyak
mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran juga berjemur di pagi hari.
Setelah
baca-baca di internet, ada yang memberi tahu beberapa obat batuk yang pernah
digunakan dan diresepkan oleh dsog mereka seperti OBH (OBH yang tanpa ctm
misalnya OBH dari Combiphar -tapi BUKAN OBH Plus), dan Obat batuk Ibu dan Anak.
Tapi memang untuk penggunaan obat lebih baik di konsultasikan dengan dsog
(dokter spesialis obgyn/kandungan).
Bagaimanapun lebih baik untuk menggunakan obat-obatan dengan bahan alami, ketahui penyebab atau pemicu batuk (alergen) dan hindari, apabila batuk disertai demam biasanya kaena ada infeksi dan ini memerlukan antibiotik. Bila harus mengkonsumsi antibiotik artikel berikut ini bisa menjadi rujukan golongan obat yang aman dan yang lebih baik dihindari oleh ibu hamil. Beberapa resep tradisional alami yang banyak digunakan oleh ibu hamil saat batuk antara lain:
Bagaimanapun lebih baik untuk menggunakan obat-obatan dengan bahan alami, ketahui penyebab atau pemicu batuk (alergen) dan hindari, apabila batuk disertai demam biasanya kaena ada infeksi dan ini memerlukan antibiotik. Bila harus mengkonsumsi antibiotik artikel berikut ini bisa menjadi rujukan golongan obat yang aman dan yang lebih baik dihindari oleh ibu hamil. Beberapa resep tradisional alami yang banyak digunakan oleh ibu hamil saat batuk antara lain:
1. 4
batang sereh dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air, tambahin gula batu
secukupnya dan irisan daun jeruk secukupnya, lalu tunggu sampai mendidih dan
sisa air kira2 tinggal 1 gelas, lalu diminum hangat2 untuk dikonsumsi 1 hari.
2. Jeruk
nipis diperas ditambah kecap -gunakan kecap yang tanpa pengawet dan msg.
3. Jeruk
nipis di iris seperti mau di peras, diolesi kapur sirih, dilewati diatas api
sampai air kapur sirihnya kering, baru diperas (kira2 dapat 1 sendok makan),
diminum (ini juga manjur untuk pilek)
4. Kencur
diparut, diperas, diminum hasil perasaannya ditambahkan
sedikit garam
sedikit garam
5. Bubuk
kayu manis ditambah madu
6. Jus
mengkudu (matang) diblender, saring ambil airnya campur jeruk
nipis + madu
note: mengkudu yang sudah matang benar2 bau, jadi pas mau minum tahan napas saja.
nipis + madu
note: mengkudu yang sudah matang benar2 bau, jadi pas mau minum tahan napas saja.
7. Pengencer
dahak dan iritasi tenggorokan dari jahe : jahe seukuran jari dan air satu
gelas, direbus sampai mendidih
Coba saja pakai aromatherapy, untuk ibu dan anak-anak it works. Kalau batuknya tidak berdahak pakai Chypre saja, kalau berdahak pakai Thyme Flower atau campuran Eucalyptus dan Chypre. Kalau obat tradisional, madu sama jeruk nipis yang sudah dibakar dulu sama kulitnya baru diperas (campur sama madu).
Batuknya karena virus atau karena alergi?
Kalau alergi mesti dicari
pencetusnya, kalau sudah ketemu harus dihindari, soalnya kalau alergi tidak
bisa diobati, begitu ketemu pencetusnya nanti kambuh lagi, tapi kalau karena virus
cukup minum air putih hangat sebanyak-banyaknya, istirahat, makan sehat, kalau
aku dibantu/ diperingan pakai aromatherapy.
Kalau batuknya kering pakai yang cypre, tapi kalau berdahak biasanya cukup euca dicampur sama greentea saja atau bisa juga jeruk nipis diperas sesendok makan tambah kecap manis, ini sih kalau menurutku vitamin c dosis tinggi, dan kecapnya untuk manisnya saja.
Semoga membantu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar